Penemu yang Mati Akibat Temuannya


Tak selamanya penemuan berjalan sukses. Terkadang kegagalan selalu menyertai. Thomas Alva Edison pun harus merasakan kegagalan ratusan kali sebelum akhirnya sukses menciptakan bola lampu.
Terkadang pula, kegagalan sebuah proses ‘penemuan’ memakan korban, termasuk sang penemu itu sendiri. Seperti misalnya yang tercatat di bawah ini.

Henry Smolinski

 
Henry Smolinski membangun usaha dengan tujuan membuat produksi mobil yang bisa terbang. Tahun 1973, perusahaannya membuat purwa rupa dengan mengawinkan bagian belakang Cessna Skymaster dengan mobil Ford Pinto.
Rencananya, mobil terbang ini akan diproduksi massal dan siap dilepas ke pasar setahun berikutnya. Sebagai uji coba, tanggal 11 September 1973 Smolinski mengadakan uji terbang bersama pilotHarold Blake. Tiba-tiba bagian sayap terlepas dan dua orang ini tewas seketika. Sungguh ironis, bila saat itu Smolinski berhasil, mungkin mobil terbang sudah banyak sekarang ini.

Franz Reichelt

 
Franz Reichelt, pria berkebangsaan Prancis (kelahiran Austria) mencari nafkah sebagai penjahit. Waktu senggang ia gunakan untuk merancang parasut. Maklum, di awal abad 20 pesawat terbang masih jadi produk baru.
Setelah rancangannya selesai, Reichelt pertama kali menguji parustnya menggunakan boneka dan sukses (percobaan ini dilakukan berulang). Hingga akhirnya ia memutuskan untuk mengujinya sendiri.
Reichelt naik ke menara Eiffel untuk mencobanya. Dari ketinggian 187 kaki (tidak di puncak Eiffel) ia melompat dan langsung jatuh ke atas hamparan salju di bawah, tak bernapas lagi.

Horace Lawson Hunley

 
Horace Lawson Hunley, seorang pengacara yang tergabung dalam badan legislatif Louisiana mengurusi kapal selam. Ia membantu membuat rancangan 3 model kapal selam.
Model pertama dibuat di New Orleans dan karam (1862). Lalu model kedua juga karam di Alabama.
Setelah model ke 3 selesai, ia memutuskan mencoba sendiri. Bersama 7 kru, ia berangkat tanggal 5 Oktober 1863. Kapal selam ini karam di perairan Charleston dan menewaskan semua orang di dalamnya.

Valerian Abakovsky

 
Ia adalah penemu dari Rusia yang menciptakan kereta kecepatan tinggi. Kereta ini menggunakan mesin pesawat. Saat uji coba, kereta tersebut mengalami kecelakaan saat menuju Moscow. Dia bersama lima orang lainnya tewas dalam kecelakaan tersebut, padahal Abakovsky saat itu baru berumur 26 tahun.

Marie Curie

About demonmagz

Just a Blogger,please read and coment my blog! Thanks!

Posted on Mei 19, 2012, in Informasi Menarik and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: